Pilih bahasa

Kata-Kata mutiara RM grup

On Selasa, 30 April 2013 0 komentar

SYUKURI lah apa yg anda dapatkan baik suka mupun duka ,
 maka kmu sudah menghargai hidup kamu sendri :)

by:Dini mardina aja

setiap doa yg di ucapkan oleh seorang ibu, itu adalah berkah dri allah swt yang di perantarakan lewat seorang ibu

hadist allah berkata" jangan lah qm sesekali menyakiti hati ibu mu sendiri, maka tak segan" aku mengazab mu
karna surga ada di telapak kaki ibu mu "


by:Dea Rahman

 kta harus waspada dengan kematian,karena kematian itu bisa datan kapan saja dan di mana saja.maupun kta lagi senang ataupun susah yg penting kta yakin adanya kematian ,karena kta jga akan merasakan kematian dan banyak2klah amal baik ...

by:Diana Angraini



وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

WALA TAQROBU ZINA INNAHU KAANA FAKHISATAN WA SA'A SABILA

Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.
(sumber: Al-Qur’an, QS Al-israa’ ayat 32)


jaangan pernah mengeluh atas apa yg d,brikan allah kpdmu,kbarkan pdanyaa bhwa engkau ikls dn bersyukr atas sgala kptusny



“Jangan memandang rendah dan remeh orang lain, Hanya karena tak lebih pintar, tak lebih kaya, tak lebih beruntung Dan tak mempunyai pangkat sepertimu. Kadangkala di mata Allah Swt, batubara yang terlihat legam. Terlihat lebih berkilau dibanding dengan permata yang mahal harganya.

MENDAHULUKAN SUAMI ATAU ORANG TUA?

Menurut Syekh Yusuf al- Qaradhawi dalam kumpulan fatwanya yang terangkum di Fatawa Mu’ashirah bahwa memang benar, taat kepada orang tua bagi seorang perempuan hukumnya wajib. Tetapi, kewajiban tersebut dibatasi selama yang bersangkutan belum menikah. Bila sudah berkeluarga, seorang istri diharuskan lebih mengutamakan taat kepada suami. Selama ketaatan itu masih berada di koridor syariat dan tak melanggar perintah agama.
Oleh karena itu, imbuhnya, kedua orang tua tidak diperkenankan mengintervensi kehidupan rumah tangga putrinya. Termasuk memberikan perintah apa pun padanya. Bila hal itu terjadi, merupakan kesalahan besar.
Pasca menikah maka saat itu juga, anaknya telah memasuki babak baru, bukan lagi dibawah tanggungan orang tua, melainkan menjadi tanggungjawab suami.
Allah SWT berfirman, “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain(wanita). (QS an-Nisaa’ [4]: 34).
Meski demikian, kewajiban menaati suami bukan berarti harus memutus tali silaturahim kepada orang tua atau mendurhakai mereka.
Seorang suami dituntut mampu menjaga hubungan baik antara istri dan keluarganya.
Ikhtiar itu, kini dengan kemajuan teknologi bisa diupayakan sangat mudah. Menyambung komunikasi, hubungan istri dan keluarga, bisa lewat telepon, dsb.
Al Qaradhawi menambahkan, di antara hikmah di balik kemandirian sebuah rumahtangga ialah meneruskan estafet garis keturunan. Artinya, keluarga dibentuk sebagai satu kesatuan yang utuh tanpa ada intervensi pihak luar. Bila selalu ada campur tangan, laju keluarga itu akan tersendat. Sekaligus menghubungkan dua keluarga besar dari ikatan pernikahan. Allah SWT berfirman, “Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Mahakuasa.” (QS al-Furqan [25]: 54).
Ia menyebutkan beberapa hadis lain yang menguatkan tentang pentingnya mendahulukan ketaatan istri kepada suami dibandingkan orang tua. Di antara hadis tersebut, yaitu hadis yang diriwayatkan oleh al-Hakim dan ditashih oleh al-Bazzar. Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah,hak siapakah yang harus diutamakan oleh istri? Rasulullah menjawab, “(hak) suaminya.” Lalu, Aisyah kembali bertanya, sedang kan bagi suami hak siapakah yang lebih utama? Beliau menjawab, “(Hak) ibunya.”


0 komentar:

Poskan Komentar